<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tugas Akuntansi</title>
	<atom:link href="http://tugasakuntansi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com</link>
	<description>sekedar berbagi hal tentang akuntansi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Jan 2012 07:12:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tugasakuntansi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tugas Akuntansi</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tugasakuntansi.wordpress.com/osd.xml" title="Tugas Akuntansi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tugasakuntansi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ETIKA DALAM PRAKTEK AKUNTANSI MANAJEMEN DAN AKUNTANSI KEUANGAN</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/07/19/etika-dalam-praktek-akuntansi-manajemen-dan-akuntansi-keuangan/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/07/19/etika-dalam-praktek-akuntansi-manajemen-dan-akuntansi-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 05:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etika Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Etika dalam Praktek Akuntansi Manajemen Akuntan manajemen mempunyai peran penting dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan, dimana tujuan tersebut harus dicapai melalui cara yang legal dan etis, maka para akuntan manajemen dituntut untuk bertindak jujur, terpercaya, dan etis. Bagi organisasi yang terdesentralisasi, keluaran atau hasil dari sebuah divisi dipakai sebagai masukan bagi divisi lain. Transaksi antar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=180&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Etika dalam Praktek </strong><strong>Akuntansi </strong><strong>Manajemen</strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Akuntan manajemen mempunyai peran penting dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan, dimana tujuan tersebut harus dicapai melalui cara yang legal dan etis, maka para akuntan manajemen dituntut untuk bertindak jujur, terpercaya, dan etis.<span id="more-180"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagi organisasi yang terdesentralisasi, keluaran atau hasil dari sebuah divisi dipakai sebagai masukan bagi divisi lain. Transaksi antar divisi ini menyebabkan timbulnya suatu mekanisme transfer  pricing. Transfer  pricing didefinisikan sebagai suatu harga jual khusus yang dipakai dalam pertukaran antar divisi untuk pendapatan divisi penjual dan biaya divisi pembeli. Transfer pricing sering disebut juga <em>intracompany pricing</em> yang merupakan harga yang diperhitungkan untuk keperluan pengendalian manajemen atas transfer barang dan jasa antar anggota perusahaan. Bila dicermati secara lebih lanjut, transfer pricing dapat menyimpang secara signifikan dari harga yang disepakati. Oleh karena itu transfer pricing juga sering dikaitkan dengan suatu rekayasa harga secara sistematis yang bertujuan untuk mengurangi laba yang nantinya akan mengurangi jumlah pajak atau bea dari suatu negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu dibuat beberapa kebijakan dalam usaha untuk membingkai etika transfer pricing. Kebijakan transfer pricing perlu dibuat secara tersembunyi untuk menghidari pemeriksaan dari otoritas pajak dan aspek lain selain pajak. Hal yang dibahas dalam transfer pricing hanya dari segi komersial dan kurang memperhatikan perdagangan dan harga. Pandangan Neo klasik perusahaan telah terkonsentrasi untuk menentukan harga dalam transaksi transfer pricing. Kesalahpahaman akuntansi yang umum dalam transfer pricing adalah masalah biaya internal. Transfer pricing menimbulkan banyak sekali masalah dalam produksi barang atau jasa pada perusahaan. Bahanbakuyang digunakan dapat berupa bahanbakudengan kualitas yang rendah. Hal ini berpengaruh terhadapp kualitas barang yang dihasilkan. Penghindaran pajak untuk maksimalisasi labanya. Cara yang digunakan oleh setiap manajer divisi penjual atau pembeli dalam menggunakan alat yang bernama transfer pricing untuk menunjukan kinerja yang bagus kepada perusahaan. Cara yang digunakan manajer dapat dengan cara yang baik atau menghalalkan berbagai cara.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>Etika dalam Praktek </strong><strong>Akuntansi Keuangan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Etika dalam akuntansi seringkali disebut sebagai suatu hal yang klasik. Hal tersebut dikarenakan pengguna informasi akuntansi menggunakan informasi yang penting serta membuat berbagai keputusan. Profesi dalam akuntansi keuangan memegang rasa tanggung jawab yang tinggi kepada publik. Tindakan akuntansi yang tidak benar, tidak hanya akan merusak bisnis, tetapi juga merusak auditor perusahaan yang tidak mengungkapkan salah saji. Kode etik yang kuat dan tingkat kepatuhan terhadap etika dapat menyebabkan kepercayaan investor sehingga mengarah kepada hal yang kepastian dan merupakan hal yang keamananbagi para investor.</p>
<p style="text-align:justify;">Paraakuntan dan auditor dapat menghindari dilema etika dengan memiliki pemahaman yang baik tentang pengetahuan etika. Hal tersebut memungkinkan mereka dapat membuat pilihan yang tepat. Mungkin hal itu tidak berdampak baik bagi perusahaan tetapi dapat menguntungkan masyarakat yang bergantung pada akuntan atau auditor. Aturan kode etik yang ada menjadi panutan bagi akuntan dan auditor untuk mempertahankan standar etika dan memenuhi kewajiban mereka terhadap masyarakat profesi dan organisasi yang mereka layani. Beberapa bagian kode yang disoroti adalah integritas dan harus jujur ​​dengan transaksi mereka, objektivitas dan kebebasan dari konflik kepentingan, kebebasan auditor dalam penampilan dan kenyataan, penerimaan kewajiban dan pengungkapan kerahasiaan informasi non luar, kompetensi serta memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pekerjaannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=180&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/07/19/etika-dalam-praktek-akuntansi-manajemen-dan-akuntansi-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ETIKA DALAM PRAKTEK PERPAJAKAN</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/07/19/etika-dalam-praktek-perpajakan/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/07/19/etika-dalam-praktek-perpajakan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jul 2011 05:34:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etika Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[Perpajakan di negara kita akhir-akhir ini menjadi sorotan dan perbincangan karena terdapat kasus yang berkaitan dengan pajak. Ditjen Pajak sebagai organisasi yang dinamis dan yang mempunyai tugas pokok serta fungsi mengamankan penerimaan negara dalam APBN, telah mendayagunakan sumber kekuatan dalam mengelola pajak. Walaupun tidak mudah, telah dilakukan berbagai perubahan ke arah pembaharuan dan modernisasi di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=175&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;" align="center">Perpajakan di negara kita akhir-akhir ini menjadi sorotan dan perbincangan karena terdapat kasus yang berkaitan dengan pajak. Ditjen Pajak sebagai organisasi yang dinamis dan yang mempunyai tugas pokok serta fungsi mengamankan penerimaan negara dalam APBN, telah mendayagunakan sumber kekuatan dalam mengelola pajak. Walaupun tidak mudah, telah dilakukan berbagai perubahan ke arah pembaharuan dan modernisasi di tengah tuntutan perubahan, serta harmonisasi dengan berbagai kebijakan di berbagai sektor dalam mendukung pembangunan nasional.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> <span id="more-175"></span></strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>1.      </strong><strong>Tanggung Jawab Akuntan Pajak</strong></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Tanggung jawab utama praktisi pajak adalah sistem pajak. Suatu sistem pajak yang baik dan kuat tidak hanya terdiri dari entitas administrasi pajak saja. Hal tersebut juga harus terdiri dari kongres, administrasi dan komunitas praktisi. Bukan sebagai bagian yang terpisah dari masyarakat yang luas, tetapi lebih bekerja sama ke arah tujuan umum. Ketika secara umum menyetujui bahwa praktisi pajak mempunyai kewajiban atas kemampuan, loyalitas dan kerahasiaan klien, hal ini disebut juga tanggung jawab praktisi atas sistem pajak yang baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Tanggung jawab terakhir adalah pentingnya <em>pervasive</em> (peresapan). Dalam hubungan antara praktisi dan klien yang normal, kedua tanggung jawab dikenali dan dilaksanakan. Namun, situasi ini sulit. Dalam beberapa situasi praktisi diperlukan untuk memutuskan kewajiban yang berlaku dan dalam pelaksanaannya dapat disimpulkan bahwa kewajiban atas sistem pajak yang tertinggi. Praktisi pajak membantu dalam mengatur hukum pajak dengan jujur dan adil dalam pelayanan dan pengembangan kepercayaan klien dalam integritas dan kepatuhan terhadap sistem pajak.</p>
<p style="text-align:justify;">Praktisi lebih baik melayani publik dengan mengadopsi suatu sikap. Aturan etika yang fundamental dalam praktik perpajakan pada tingkat etika personal adalah praktisi pajak harus mengijinkan klien untuk membuat keputusan final. Disamping itu praktisi harus bertanggung jawab tidak menyediakan informasi yang salah untuk pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2</strong>.  <strong>Etika Akuntan Pajak</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kaitannya dengan etika akuntan pajak, AICPA mengeluarkan <em>Statemet on Responsibilities in Tax Practice</em> (SRTP). Adapun isinya adalah sebagai berikut:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>SRTP (Revisi 1988) No.1: Posisi Pengembalian Pajak</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.2: Jawaban Pertanyaan atas Pengembalian</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.3: Aspek prosedur tertentu dalam menyiapkan Pengembalian</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.4: Penggunaan Estimasi</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.5: Keberangkatan dari suatu posisi yang sebelumnya disampaikan di dalam suatu kelanjutan administrative atau keputusan pengadilan</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.6: Pengetahuan Kesalahan: Persiapan Kembalian</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.7: Pengetahuan Kesalahan: Cara kerja administrasi</li>
<li>SRTP (Revisi 1988) No.8: Format dan isi nasihat pada klien</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Aturan Perpajakan dan Tuntutan Klien</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pajak secara klasik memiliki dua fungsi. Pertama, fungsi bugeter. Kedua, fungsi reguleren. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 23  ayat 2, disebutkan bahwa “segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang.” Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pajak memiliki fungsi yang luas antara lain sebagai sumber pendapatan negara yang utama, pengatur kegiatan ekonomi, pemerataan pendapatan masyarakat, dan sebagai sarana stabilisasi ekonomi. Kalau kita lihat APBN, pajak selalu dituntut untuk bertambah dan bertambah.</p>
<p style="text-align:justify;"> Pemerintah harus memasukkan uang sebanyak-banyaknya ke kas negara.  Dalam struktur anggaran negara, seperti halnya negara kita bisa mencapai 75% diperoleh dari pajak. Kondisi inilah yang memicu pemerintah untuk membuat aturan-aturan perpajakan. Aturan perpajakan merupakan masalah yang sebaiknya menjadi prioritas bagi pemerintah supaya tidak terjadi tax avoidance. Berikut ini beberapa kasus yang mencerminkan kompleksitas aturan perpajakan vs tuntutan klien :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="text-decoration:underline;">Pajak Ganda pada Dividen</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Secara teori Indonesiamenganut klasikal sistem. Artinya, ada pembedaan subyek pajak. Yaitu subyek pajak badan dan subjek pajak perseorangan. Yang bermasalah dalam pajak dividen adalah terjadi <em>economic double taxation</em>. Pengertiannya, sebelum dividen dibagi kepada pengusaha, laba tersebut merupakan laba perusahaan yang dikenakan pajak, atau disebut pajak korporat. Namun, ketika dibagi lagi kepada pemegang saham di korporat, pemegang saham itu harus dikenakan pajak lagi. Inilah yang disebut sebagai pajak ganda. Sebagai perbandingan,Malaysia dan Singapura tidak lagi menggunakan pajak atas dividen. Mereka menggunakan kredit sistem. Yakni, pajak yang bisa dikreditkan kepada para pemegang saham di korporat. Sehingga, korporat hanya dimaknai sebagai sarana. Subyek pajak tetap melekat pada pribadi. Tak ada lagi pajak ganda yang membebani.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="text-decoration:underline;">Sengketa Pajak</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Kalau terjadi dispute, yakni hitungan wajib pajak (WP) dengan petugas pajak berbeda. Pada UU KUP 2000 kewenangan aparat fiscus terlalu luas. Jika terjadi sengketa SPT, maka apapun yang akan dipakai adalah hitungan aparat pajak, dan hitungan itu harus dibayar lebih dahulu oleh WP sebesar 50 persen dari hitungan petugas pajak sebelum bisa dibawa kepada pengadilan pajak. Kalau hitungan WP yang dinyatakan pengadilan benar maka WP berhak menerima restitusi. Namun, uang restitusi itu kenyataannya tidak segera dibayarkan oleh fiscus.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika uang restitusi jumlahnya milyaran jelas saja mengganggu <em>cash flow</em> para pengusaha. Inilah persoalan dalam dispute antara WP dengan aparat pajak. Untungnya, dalam UU KUP 28/2007 perhitungan SPT ditentukan secara bersama-sama. Jika ada perbedaan klaim angka, maka yang lebih dahulu dipakai adalah klaim WP. Sebelum masuk ke pengadilan pajak, WP hanya cukup membayar sebesar 50 persen dari klaim hitungan WP sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=175&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/07/19/etika-dalam-praktek-perpajakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download PSAK</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/05/04/download-psak/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/05/04/download-psak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 May 2011 05:44:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[PSAK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Buat teman-teman yang mencari PSAK dapat di download disini. Semoga berguna<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=172&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat teman-teman yang mencari PSAK dapat di download <a href="http://www.4shared.com/file/qX5biFkX/PSAK.htm" target="_blank">disini</a>.</p>
<p>Semoga berguna</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/172/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/172/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=172&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/05/04/download-psak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saham LQ 45 Terbaru Periode Feb-Jul 2011</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/04/19/saham-lq-45-terbaru-periode-feb-jul-2011/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/04/19/saham-lq-45-terbaru-periode-feb-jul-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Apr 2011 13:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[LQ 45]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Berikut daftar emiten LQ 45 terbaru Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Febuari &#8211; Juli 2011: PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). PT Adaro Energy Tbk (ADRO). PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). PT Astra International Tbk (ASII). PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) PT Bank [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=166&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berikut daftar emiten LQ 45 terbaru Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Febuari &#8211; Juli 2011:</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Adaro Energy Tbk (ADRO).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).<span id="more-166"></span></li>
<li style="text-align:justify;">PT Astra International Tbk (ASII).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Bukopin Tbk (BBKP)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).</li>
<li style="text-align:justify;">PT BPD Jawa Barat Tbk (BJBR)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bakrie &amp; Brothers Tbk (BNBR)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bakrie Telecom (BTEL).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bumi Resources Tbk (BUMI).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Elnusa Tbk (ELSA).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Energi Mega Persada Tbk (ENGR).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Gudang Garam Tbk (GGRM).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).</li>
<li style="text-align:justify;">PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Indika Energy Tbk (INDY).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Indosat Tbk (ISAT).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Jasa Marga Tbk (JSMR).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).</li>
<li style="text-align:justify;">PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)</li>
<li style="text-align:justify;">PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Semen Gresik Tbk (SMGR).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Timah Tbk (TINS).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).</li>
<li style="text-align:justify;">PT United Tractors Tbk (UNTR).</li>
<li style="text-align:justify;">PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=166&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/04/19/saham-lq-45-terbaru-periode-feb-jul-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Olah Data</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/04/11/olah-data/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/04/11/olah-data/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 09:42:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[data]]></category>
		<category><![CDATA[olah]]></category>
		<category><![CDATA[statistika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya berdiskusi singkat dengan salah seorang teman. Kami berdiskusi mengenai &#8220;Apakah olah data statistika itu sah atau tidak?&#8221;. Awalnya terjadi perbedaan pendapat. Kenapa kami bisa membicarakan tentang olah data? Teman saya kemarin memang sedang mencari jasa olah data untuk penelitiannya dan dia (lupa) kalo saya pernah bilang bahwa saya juga pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=162&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Beberapa hari yang lalu saya berdiskusi singkat dengan salah seorang teman. Kami berdiskusi mengenai &#8220;Apakah olah data statistika itu sah atau tidak?&#8221;. Awalnya terjadi perbedaan pendapat. Kenapa kami bisa membicarakan tentang olah data? Teman saya kemarin memang sedang mencari jasa olah data untuk penelitiannya dan dia (lupa) kalo saya pernah bilang bahwa saya juga pernah ngolahin data temen saya. Sampai akhirnya saya bertanya ke teman saya, &#8220;Menurut mu olah data itu boleh atau gak sih?&#8221;. Kalo menurut teman saya sih sah-sah aja. Toh kita gak bisa dan meminta tolong orang lain. Kita membeli jasanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau menurut saya sih gak sah. Kenapa? Karena dulu ketika jaman kuliah saya melihat orang-orang yang olah data itu kayak ilegal sehingga saya pun dulu mengolahkan data sendiri. Tapi kok malah saya sempat menjadi &#8220;pelaku&#8221; dari pengolahan data.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi akhirnya saya setuju dengan pendapat teman saya bahwa olah data itu sah. Asalkan HANYA olah data saja, tidak pake layanan &#8220;<em>Sekalian mbuatin lain-lain</em>&#8221; dan datanya apa adanya. Teman saya malah memberi ide kepada saya untuk membuka jasa olah data secara online. Iya juga ya? Saya malah tidak kepikiran untuk membuat olah data secara online, dulu sih saya menerima olah data secara offline.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau menurut teman-teman sendiri, apakah olah data itu sah atau tidak? Berbeda pendapat itu tidak masalah&#8230; Thx&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=162&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/04/11/olah-data/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Download Data Harga Saham Harian</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/02/02/download-data-harga-saham-harian/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/02/02/download-data-harga-saham-harian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Feb 2011 12:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Teman-teman, setelah saya cek memang data saham tidak bisa di download. Secepatnya akan saya upload ulang. Terima kasih sudah di beritahu&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=157&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman-teman, setelah saya cek memang data saham tidak bisa di download. Secepatnya akan saya upload ulang.</p>
<p>Terima kasih sudah di beritahu&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=157&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2011/02/02/download-data-harga-saham-harian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Twitter</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2010/12/11/twitter/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2010/12/11/twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2010 02:22:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[follow]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=125</guid>
		<description><![CDATA[Twitter: @TugasAkuntansi<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=125&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Twitter: <a href="http://twitter/TugasAkuntansi" target="_blank">@TugasAkuntansi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=125&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2010/12/11/twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Faktur Pajak</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2010/11/26/faktur-pajak/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2010/11/26/faktur-pajak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 01:54:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Faktur]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/?p=121</guid>
		<description><![CDATA[Pagi di ini di minta download Faktur Pajak. Googling dan malah menemukan keterangan tentang Faktur Pajak. Tidak ada salahnya untuk saya copy paste di blog ini&#8230;. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Apa yang dimaksud dengan faktur pajak ? Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) karena penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=121&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pagi di ini di minta download Faktur Pajak. Googling dan malah menemukan keterangan tentang Faktur Pajak. Tidak ada salahnya untuk saya copy paste di blog ini&#8230;.<span id="more-121"></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#339966;"><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Apa yang dimaksud dengan faktur pajak ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) karena penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) atau oleh Ditjen Bea dan Cukai karena impor BKP.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Ada berapa jenis Faktur Pajak menurut UU PPN ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Terdapat 3 (tiga) jenis Faktur Pajak menurut UU PPN, yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;">FP Standar, termasuk dokumen-dokumen tertentu yang diperlakukan sebagai Faktur Pajak Standar;<br />
FP Gabungan dan;<br />
FP Sederhana.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Apa yang dimaksud dengan faktur pajak standard, bagaimana bentuk dan ketentuan apa saja yang berkaitan dengannya ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Adalah Faktur Pajak yang dibuat sesuai dengan ketentuan sebagaimana ditetapkan dalam Kep. Dirjen. Pajak No. Kep-53/PJ./1994 tanggal 29 Desember 1994, yang wajib dibuat oleh PKP yang melakukan penyerahan BKP atau JKP pada atau setelah tanggal 1 Januari 1995.<br />
Bentuk Faktur Pajak Standar dibuat dengan ukuran kuarto yang isinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku (SK. Dirjen Pajak No. Kep-53/PJ/1994 tanggal 29 Desember 1994).<br />
Faktur Pajak Standar harus dibuat sekurang-kurangnya dalam rangkap dua yaitu :<br />
Lembar ke-1 : Untuk pembeli BKP atau penerima JKP sebagai bukti Pajak Masukan.<br />
Lembar ke-2 : Untuk PKP yang menerbitkan Faktur Pajak Standar sebagai bukti Pajak Keluaran.<br />
Dalam hal Faktur Pajak Standar dibuat lebih dari rangkap dua, maka peruntukan lembar ketiga dan seterusnya harus dinyatakan secara jelas dalam Faktur Pajak yang bersangkutan; misalnya :<br />
Lembar ke-3 : Untuk KPP dalam hal penyerahan BKP atau JKP dilakukan kepada Pemungut PPN.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Syarat-syarat apakah yang harus dipenuhi Faktur Pajak Standar?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak Standar harus memenuhi syarat formal maupun material. Yang dimaksud dengan syarat formal adalah bahwa Faktur Pajak Standar paling sedikit harus memuat keterangan:</p>
<p style="text-align:justify;">Nama, alamat, dan NPWP yang melakukan penyerahan atau pembelian BKP atau JKP;<br />
Jenis Barang atau Jasa, jumlah harga jual atau penggantian, dan potongan harga;<br />
PPN yang dipungut;<br />
PPnBM? yang dipungut;<br />
Kode, nomor seri dan tanggal pembuatan FP; dan<br />
Nama, jabatan, dan tanda tangan yang berhak.<br />
Adapun yang dimaksud dengan syarat material adalah bahwa barang yang diserahkan benar, baik secara nilai maupun jumlah. Demikian juga pengusaha yang melakukan dan yang menerima penyerahan BKP tersebut sesuai dengan keterangan yang tercantum pada Faktur Pajak.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Apa yang dimaksud dengan faktur pajak gabungan, bagaimana bentuk dan ketentuan apa saja yang berkaitan dengannya ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Adalah Faktur Pajak Standar yang cara penggunaannya diperkenankan kepada PKP atas beberapa kali penyerahan BKP/JKP kepada pembeli atau penerima jasa yang sama yang dilakukan dalam satu Masa Pajak, dan harus dibuat selambat-lambatnya pada akhir bulan berikutnya setelah bulan terjadinya penyerahan BKP/ JKP.<br />
Dalam hal terdapat pembayaran sebelum penyerahan BKP/ JKP atau terdapat pembayaran sebelum Faktur Pajak Gabungan tersebut dibuat, maka untuk pembayaran tersebut dibuat Faktur Pajak tersendiri pada saat diterima pembayaran.<br />
Tanggal penyerahan/ pembayaran pada Faktur Pajak diisi dengan tanggal awal penyerahan BKP/ JKP sampai dengan tanggal terakhir dari Masa Pajak yang dibuatkan Faktur Pajak Gabungan, dengan melampirkan daftar tanggal penyerahan dari masing-masing Faktur Penjualan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Apa yang dimaksud dengan faktur pajak sederhana, bagaimana bentuk dan ketentuan apa saja yang berkaitan dengannya ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak Sederhana adalah dokumen yang disamakan fungsinya dengan Faktur Pajak, yang diterbitkan oleh PKP yang melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP kepada pembeli BKP dan/atau JKP yang tidak diketahui identitasnya secara lengkap atau penyerahan BKP/JKP secara langsung kepada konsumen akhir.<br />
Pembeli BKP/penerima JKP yang tidak diketahui identitasnya secara lengkap, misalnya: pembeli yang tidak diketahui NPWP-nya atau tidak diketahui nama dan atau alamat lengkapnya.<br />
Faktur Pajak Sederhana sekurang-kurangnya harus memuat :<br />
Nama, alamat usaha, NPWP serta nomor dan tanggal pengukuhan PKP yang menyerahkan BKP atau JKP.<br />
Macam, jenis dan kuantum dari BKP atau JKP.<br />
Jumlah harga jual atau peggantian yang sudah termasuk pajak atau besarnya pajak dicantumkan secara terpisah.<br />
Tanggal pembuatan Faktur Pajak Sederhana.<br />
Bentuk Faktur Pajak Sederhana dapat berupa bon kontan, Faktur Penjualan, segi cash register, karcis, kuitansi, yang dipakai sebagai tanda bukti penyerahan atau pembayaran atas penyerahan BKP atau JKP oleh PKP yang bersangkutan.<br />
Faktur Pajak Standar yang diisi tidak lengkap bukan merupakan Faktur Pajak Sederhana.<br />
Faktur Pajak Sederhana dibuat sekurang-kurangnya rangkap dua :<br />
Lembar ke-1 : Untuk pembeli BKP/ penerima JKP<br />
Lembar ke-2 : Untuk arsip PKP yang bersangkutan.<br />
Faktur Pajak Sederhana dianggap telah dibuat rangkap dua atau lebih,dalam hal Faktur Pajak Sederhana tersebut dibuat dalam satu lembar yang terdiri dari dua atau lebih bagian atau potongan yang disediakan untuk disobek atau dipotong, seperti yang terjadi pada karcis.<br />
Faktur Pajak Sederhana tidak dapat digunakan oleh pembeli BKP atau penerima JKP sebagai dasar untuk pengkreditan Pajak Masukan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Dokumen-dokumen apa yang dapat diperlakukan sebagai Faktur Pajak Standar ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Dokumen-dokumen tertentu dapat diperlakukan sebagai Faktur Pajak Standar sepanjang dokumen tersebut memuat sekurang-kurangnya :</p>
<p style="text-align:justify;">Identitas yang berwenang menerbitkan dokumen;<br />
Nama, alamat, NPWP penerima dokumen;<br />
Jumlah satuan;<br />
Dasar Pengenaan Pajak;<br />
Jumlah pajak terutang.<br />
Dokumen-dokumen tersebut adalah :</p>
<p style="text-align:justify;">PIB yang dilampiri SSP dan atau bukti pungutan pajak oleh Dirjen Bea dan Cukai untuk impor BKP;<br />
PEB yang telah difiat muat oleh pejabat yang berwenang dari Dirjen Bea dan Cukai dan dilampiri dengan invoice yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan PEB tersebut;<br />
Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yang dibuat/ dikeluarkan oleh BULOG/ DOLOG untuk penyaluran tepung terigu;<br />
Faktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yang dibuat/dikeluarkan oleh Pertamina untuk penyerahan BBM dan atau bukan BBM;<br />
Tanda pembayaran atau kuitansi untuk penyerahan jasa telekomunikasi;<br />
Ticket, Tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill), atau Delivery Bill, yang dibuat/ dikeluarkan untuk penyerahan jasa angkutan udara dalam negeri;<br />
SSP untuk pembayaran Pajak Pertambahan Nilai atas pemanfaatan BKP tidak berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean;<br />
Nota Penjualan Jasa yang dibuat/ dikeluarkan untuk penyerahan jasa kepelabuhan;<br />
Tanda pembayaran atau kuitansi listrik.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Bagaimana proses pengadaan dan atau penerbitan faktur pajak ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak Standar<br />
Pengadaan Faktur Pajak Standar dilakukan oleh PKP dan dapat dibuat dengan menggunakan komputer sepanjang memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam Kep. Dirjen. Pajak No. Kep-53/PJ./1994 tanggal 29 Desember 1994.<br />
Sebelum PKP mencetak Faktur Pajak Standar, diharuskan melaporkan nomor seri Faktur Pajak Standar yang akan diterbitkan kepada Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan.<br />
Apabila diinginkan, PKP dapat menyesuaikan ukuran kolom-kolom Faktur Pajak, namun tidak diperkenankan menambah atau mengurangi kolom yang sudah ada.<br />
Tidak diperkenankan menghilangkan kolom PPn BM, meskipun PKP tidak terutang PPn BM.<br />
Identitas PKP yang menerbitkan Faktur Pajak dan nomor seri Faktur Pajak dapat dicetak.<br />
Pada ruangan-ruangan yang masih kosong dalam formulir Faktur Pajak atau di halaman sebaliknya dapat diisi dengan logo, nomor ijin usaha, nomor telepon, nomor faktur penjualan, dan tanggal jatuh tempo pembayaran, sepanjang penempatannya tidak mengubah bentuk dan ukuran Faktur Pajak.<br />
Faktur Pajak Sederhana<br />
Faktur Pajak Sederhana hanya dapat diterbitkan oleh PKP yang melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP kepada pembeli BKP dan/atau JKP yang tidak diketahui identitasnya secara lengkap atau penyerahan BKP/ JKP secara langsung kepada konsumen akhir.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Kapan saat pembuatan faktur pajak ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak Standar harus dibuat selambat-lambatnya :<br />
Pada akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan BKP dan/atau JKP.<br />
Pada saat penerimaan pembayaran dalam hal penerimaan pembayaran terjadi sebelum penyerahan BKP dan/ atau JKP.<br />
Pada saat pembayaran termijn dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan.<br />
Pada saat PKP rekanan menyampaikan tagihan kepada Pemungut PPN.<br />
Faktur Pajak Gabungan harus dibuat selambat-lambatnya pada akhir bulan berikutnya setelah bulan penyerahan BKP dan/ atau JKP.<br />
Faktur Pajak Sederhana<br />
Harus dibuat pada saat penyerahan BKP dan/atau JKP<br />
Pada saat pembayaran apabila pembayaran diterima sebelum penyerahan BKP dan/ atau JKP.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Bagaimana tata cara penggantian/pembetulan faktur pajak standard ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">1. Penggantian Faktur Pajak Standar yang hilang</p>
<p style="text-align:justify;">PKP pembeli mengajukan permohonan tertulis kepada PKP penjual dengan tindasan kepada Kepala KPP tempat PKP pembeli dan PKP penjual dikukuhkan sebagai PKP.<br />
Berdasarkan permohonan tertulis dari PKP pembeli, PKP penjual membuat copy dari arsip Faktur Pajak Standar yang disimpan untuk dilegalisir oleh KPP tempat PKP penjual dikukuhkan.<br />
Copy dibuat rangkap 2 (dua) yaitu :<br />
Lembar ke-1 : Diserahkan ke PKP pembeli melalui PKP penjual, sebagai pengganti Faktur Pajak yang hilang.<br />
Lembar ke-2 : arsip<br />
Legalisir diberikan oleh KPP tempat PKP penjual dikukuhkan setelah meneliti SPT Masa PPN dari PKP penjual tersebut.<br />
KPP tempat PKP pembeli dikukuhkan, wajib melakukan penelitian atas SPT Masa PPN dari PKP pembeli, apakah Faktur Pajak yang dilaporkan hilang tersebut telah dikreditkan sebagai Pajak Masukan atau belum.<br />
2. Pembetulan Faktur Pajak Standar yang rusak atau cacat atau salah dalam pengisian/ penulisan.<br />
Dapat diganti dengan cara PKP penjual membuat Faktur Pajak Standar sebagai pengganti.<br />
Tidak diperkenankan dengan cara menghapus atau mencoret atau dengan cara lain.<br />
Penerbitan Faktur Pajak Pengganti dilaksanakan seperti halnya Faktur Pajak Standar biasa.<br />
Faktur Pajak Standar pengganti diisi berdasarkan keterangan yang seharusnya dan dilampiri dengan Faktur Pajak Standar yang rusak atau cacat atau salah dalam penulisan/pengisian tersebut.<br />
Faktur Pajak Standar pengganti dibubuhi cap yang mencantumkan nomor seri, kode dan tanggal Faktur Pajak Standar yang diganti tersebut.<br />
Faktur Pajak Standar pengganti dilaporkan dalam SPT Masa PPN pada Masa Pajak yang sama dengan Masa Pajak dilaporkannya Faktur Pajak Standar yang diganti.<br />
Penerbitan Faktur Pajak Standar pengganti mengakibatkan adanya kewajiban untuk membetulkan SPT Masa PPN pada Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan Faktur Pajak Standar tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Adakah ketentuan khusus yang mengatur mengenai faktur pajak ?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Atas penyerahan BKP/ JKP tertentu yang PPN-nya ditanggung pemerintah (Keppres. No.18 tahun 1986yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keppres No.4 Tahun 1996), kecuali Perusahaan Air Bersih, tetap harus dibuat Faktur Pajak sedikit-dikitnya dalam rangkap 3 (tiga).<br />
Atas penyerahan JKP oleh kontraktor kepada Perum Perumnas atau developer rumah murah atau rumah sangat sederhana atau bangunan dalam rangka proyek transmigrasi swakarsa industri, harus dibuat Faktur Pajak sedikit-dikitnya dalam rangkap 4 (empat).<br />
Atas penyerahan buku-buku pelajaran umum, Kitab suci, dan buku-buku pelajaran agama (Keppres. No.2 tahun 1990), dibuat Faktur Pajak sedikit-dikitnya dalam rangkap 4 (empat).<br />
Apabila Faktur Pajak yang dibuat/ diterbitkan tidak tepat waktu, apakah masih merupakan Faktur Pajak dan apakah sanksinya?</p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak yang diterbitkan sebelum melewati 3 (tiga) bulan sejak berakhirnya batas waktu penerbitan Faktur Pajak (KepDirjen? Nomor-KEP-549/PJ./2000), dianggap sebagai Faktur Pajak Standar.</p>
<p style="text-align:justify;">Faktur Pajak yang diterbitkan setelah melewati batas waktu tersebut di atas tidak dapat dianggap sebagai Faktur Pajak Standar. Dengan demikian, bagi PKP yang menerima Faktur Pajak tersebut tidak dapat mengkreditkan PPN yang dibayarnya sebagai Pajak Masukan</p>
<p style="text-align:justify;">PKP yang menerbitkan Faktur Pajak terlambat dikenakan sanksi 2% dari DPP.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Apakah yang dimaksud dengan Nota Retur?</span></p>
<p style="text-align:justify;">Nota Retur adalah Nota yang dibuat oleh penerima BKP karena adanya pengembalian atas BKP yang telah dibeli/ diterimanya. Dengan adanya Nota Retur tersebut maka PKP penjual dapat mengurangkan PPN dan PPn? BM (PK) atas penyerahan BKP yang dikembalikan, sedangkan bagi PKP pembeli harus mengurangkan PPN dan PPnBM? (PM) yang telah dikreditkan atau biaya, dan harta. Nota Retur diterbitkan dan dilaporkan baik oleh PKP penjual maupun PKP pembeli pada Masa Pajak terjadinya pengembalian BKP tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Nota Retur sekurang-kurangnya hrs mencantumkan:</p>
<p style="text-align:justify;">Nomor urut;<br />
Nomor dan tanggal Faktur Pajak dari BKP yang dikembalikan;<br />
Nama, alamat, dan NPWP pembeli;<br />
Nama, alamat, dan NPWP yang menerbitkan Faktur Pajak;<br />
Jenis barang dan harga jual BKP yang dikembalikan;<br />
PPN atas BKP yang dikembalikan;<br />
PPnBM? atas BKP yang tergolong mewah yang dikembalikan;<br />
Tanggal pembuatan Nota Retur;<br />
Tanda tangan pembeli.<br />
Dalam hal Nota Retur tidak selengkapnya mencantumkan keterangan-keterangan di atas maka tidak dapat diperlakukan sebagai Nota Retur, sehingga tidak dapat mengurangi Pajak Keluaran bagi penjual atau Pajak Masukan atau biaya, dan harta bagi pembeli.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam hal pengembalian BKP terjadi masih dalam Masa Pajak yang sama dengan terjadinya penyerahan BKP tersebut, tidak perlu dibuatkan Nota Retur, melainkan dapat dilakukan dengan pembatalan atau perbaikan Faktur Pajak atas penyerahan BKP tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Sumber: <a href="http://www.pajak.net/info/faktur_pajak.htm">http://www.pajak.net/info/faktur_pajak.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Follow Twitter: <a href="http://twitter/TugasAkuntansi">@TugasAkuntansi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=121&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2010/11/26/faktur-pajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jawaban Accounting Principles &#8211; Weydant Kieso Kimmel</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/12/05/jawaban-accounting-principles-weydant-kieso-kimmel/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/12/05/jawaban-accounting-principles-weydant-kieso-kimmel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 12:55:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Accounting Principles]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[Jawaban]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantar Akuntansi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/12/05/jawaban-accounting-principles-weydant-kieso-kimmel/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi teman-teman yang memerlukan jawaban Accounting Principles (Pengantar Akuntansi) dapat mendowload di sini: Accounting Principles &#8211; Weydant Kieso Kimmel Follow Twitter: @TugasAkuntansi<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=117&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi teman-teman yang memerlukan jawaban Accounting Principles (Pengantar Akuntansi) dapat mendowload di sini:</p>
<p><a href="http://www.4shared.com/file/FgUenL1k/KIESO_-_Accounting_Principles_.html" target="_blank">Accounting Principles &#8211; Weydant Kieso Kimmel</a></p>
<p>Follow Twitter: <a href="http://twitter/TugasAkuntansi">@TugasAkuntansi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/117/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/117/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=117&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/12/05/jawaban-accounting-principles-weydant-kieso-kimmel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencari Data Harga Saham</title>
		<link>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/11/04/mencari-data-harga-saham/</link>
		<comments>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/11/04/mencari-data-harga-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 15:36:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>-rin-</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo finance]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/11/04/mencari-data-harga-saham/</guid>
		<description><![CDATA[Data harga saham harian, mingguan, bulanan, volume serta deviden dapat di lihat di Yahoo Finance. langkah-langkahnya: 1. Cari keterangan &#8220;Get Quotes&#8221;. 2. Di samping keterangan &#8220;Get Quotes&#8221; ada kotak kosong yang kita isi dengan kode saham perusahaan yang listing. Misal Bank BRI, kodenya BBRI. Berarti kode yang kita ketikkan adalah &#8220;^BBRI&#8221;. tanda petik (&#8220;) tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=105&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Data harga saham harian, mingguan, bulanan, volume serta deviden dapat di lihat di Yahoo Finance.<br />
langkah-langkahnya:<br />
1. Cari keterangan &#8220;Get Quotes&#8221;.</p>
<p>2. Di samping keterangan &#8220;Get Quotes&#8221; ada kotak kosong yang kita isi dengan kode saham perusahaan yang listing. Misal Bank BRI, kodenya BBRI. Berarti kode yang kita ketikkan adalah &#8220;^BBRI&#8221;. tanda petik (&#8220;) tidak perlu di tulis.</p>
<p>Note: jangan lupa mencantumkan tanda topi (^) sebelum kode perusahaan.</p>
<p>3.Klik &#8220;Get Quotes&#8221;.</p>
<p>4. Nanti akan muncul keterangan data harga saham. Tinggal kita pilih mulai kapan dan sampai kapan data yang akan kita cari.</p>
<p>5. Klik &#8220;Download To Spreadsheet&#8221; bila ingin mendonlotnya. Ada di bagian bawah sendiri. File berformat CSV. Seperti excel.</p>
<p>Sekian.</p>
<p>Twitter: <a href="http://twitter/TugasAkuntansi" target="_blank">@TugasAkuntansi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tugasakuntansi.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tugasakuntansi.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tugasakuntansi.wordpress.com&amp;blog=4212460&amp;post=105&amp;subd=tugasakuntansi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tugasakuntansi.wordpress.com/2009/11/04/mencari-data-harga-saham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/dfcd60255ad97b63b5c25d0ed009f9a0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Ririn</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
